I don't wanna be a skeptic person. I don't wanna be an introvert person.
Taukah kalian apa itu skeptis?
Skeptis ialah suatu sikap keraguan atau disposisi untuk keraguan baik secara umum atau menuju objek tertentu. Biasanya, orang yang skeptis cenderung memandang orang lain dalam keraguan yang cukup besar. Orang yang skeptis akan meragukan kemampuan orang lain di sekitarnya atau bahkan cenderung menganggap orang-orang tersebut "incapable".
Sikap skeptis bukanlah sikap yang baik. Karena seperti yang kita ketahui, manusia hidup untuk melakukan sosialisasi sebagai makhluk sosial. Oleh karena itu, tidak seharusnya kita menganggap orang lain (apalagi disekitar kita) dengan memandang remeh.
Dan karena itulah, gue gak mau menjadi orang yang bersikap skeptis. Karena menurut pandangan gue, skeptis itu gak beda jauh dengan orang yang memiliki sikap introvert atau bahkan apatis. Tapi, gak semudah itu gue merealisasikannya. Kenapa?
Jujur, entah mengapa sekarang-sekarang ini, gue cenderung bersikap skeptis kepada orang-orang di sekitar gue. Namun sejujurnya lagi, itu sama sekali bukan kemauan gue. Terkadang, keadaan lingkungan sekitar lah yg memaksa gue untuk begitu. Disaat gue mencoba untuk tidak bersikap skeptis, selalu adaaaaa aja hal-hal yang tiba-tiba memfaktorkan gue untuk 'terpaksa' bersikap begitu.
Misalkan, ketika gue mencoba mengembankan sebuah tugas kepada orang lain, secara keseluruhan, hasil akhir tugas itu tidak terlalu memuaskan gue. Ya mungkin, memang kepuasan seseorang akan suatu hal itu berbeda-beda dan cenderung relatif. Namun, karena hal itulah yang memaksa gue akhirnya bersikap sedikit skeptis.
Apakah gue salah? Gue gak tau. Cuma satu hal yang pasti, gue gak mau terus-terusan bersikap skeptis, tapi gue juga gak mau, suatu pekerjaan yang melibatkan diri gue, berujung dengan tidak kepuasan gue akan hasil akhirnya.
So, what should I do?

Tidak ada komentar:
Posting Komentar